News
    PROFIL PENERIMA PENGHARGAAN LIFETIME ACHIEVEMENT AWARD PPTI

    PROFIL PENERIMA PENGHARGAAN LIFETIME ACHIEVEMENT AWARD PPTI

    RATIH G.SISWONO YUDOHUDOSO

    Ratih G. Siswono Yudohusodo  adalah sosok yang konsisten dan menginspirasi dalam upaya penanggulangan TB di Indonesia. Kelahiran  Jogjakarta 14 Desember 1945  ini telah mendedikasikan  dirinya untuk memberantas TBC bersama PPTI selama lebih dari 40 tahun.

    Bergabung dengan PPTI sejak tahun 1983,  hingga akhirnya   menduduki jabatan puncak sebagai  Ketua Umum PPTI pada 2002. Bersama jajaran pengurus lainnya, Ratih giat menggerakan roda organisasi untuk sosialisasi edukasi TBC, memberikan advokasi pada pemerintah daerah lebih peduli  pada masalah TBC . Kini. Ratih masih setia memerangi TBC. Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PPTI, Ratih bertekad  berjuang memutus  mata rantai penularan TBC di Indonesia.

    RAISIS PANIGORO

    Sejak muda, Raisis Panigoro  sangat menaruh perhatian pada pengendalian TBC.  Ia bergabung dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) sejak tahun 1992. Menjabat sebagai Ketua Umum BP PPTI pada 2012 dan terpilih kembali pada tahun 2017 dan  2022 .

    Seiring majunya teknologi digital, Raisismembangkitkan kesadaran masyarakat untuk aktif eliminasi TB dengan mendukung  beragam ajang lomba foto & video kreatif di media sosial.

    Menjalankan Klinik Utama JRC-PPTI, skrining TB dan Active Case Finding serta memberikan bantuan langsung kepada pasien TBC yang terdampak ekonomi. Raisis bersama sang suami, pendiri Meco Group, Arifin Panigoro, bahu membahu mencurahkan tenaga dan materi untuk membantu pasien TBC dan mendorong terbitnya Perpres No 67 tahun 2021 tentang penanggulangan TBC. Ia  berpulang pada tahun 2024 namun cita-cita dan api perjuangannya dalam pemberantasan TBC akan terus menyala.

    DR. SOELASTOMO, MPH

    Salah satu perintis berdirinya PPTI adalah dr. Soelastomo, MPH. Sejak lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)  dr. Soelastomo telah bergelut dengan TBC. Bahkan  ia mempelajari TBC, di Japan Anti Tuberculosis Association (JATA).

    Didukung ketua kehormatan, Ibu Tien Soeharto, dr. Soelastomo dan dr. Kusnadi, bersama Ketua PPTI pertama, Rusiah Sardjono, mereka membangun PPTI dan memperkuat program pemberantasan TB di tanah air.

    PROF. DR. dr. ERLINA BURHAN, MSC, Sp.P(K)

    Dedikasi Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSC, Sp.P(K)  dalam menangani TB  tak diragukan lagi. Guru Besar FKUI ini  ikut menyusun pedoman standar internasional pengobatan TBC. Tinginya angka kasus TBC di Indonesia dan melawan stigma menjadi perhatian  wanita kelahiran 15 Mei 1963 ini. Jejak perjuangan Erlina dalam berbagai penelitian ilmiah dan vaksin tbc  telah membahana hingga ke tIngkat internasional. Kini Erlina juga giat melakukan edukasi TBC melalui media sosial seperti Youtube dan Instagram.

    MM. SRI SUMARYANTI

    Aktif menjadi pengurus PPTI sejak 1997, Sri Sumaryanti mengawalinya sebagai anggota bidang pendidikan dan Latihan. Tahun 2007  ia menjabat sebagai ketua I dan mengembangkan sayap organisasi. Membentuk PPTI Cabang dan Wilayah di banyak kota dan membina pengurus daerah. Hingga kini, Sri Sumaryanti masih menjadi anggota Badan Pengawas PPTI.

    YULTIN GINANDJAR KARTASASMITA

    Yultin Ginandjar kartasasmita  mulai terjun menangani tuberkulosis sejak tahun 1983. Berawal dari Ketua Bidang Dana dan Usaha, Yultin  kemudian menjadi ketua III pada tahun 1988. Setelah menjadi ketua II untuk masa bakti 1992 sampai 2002, ia dipercaya sebagai penasehat PPTI. Yultin termasuk pengurus yang aktif melakukan penggalangan dana untuk menjalankan program serta membangun gedung PPTI Pusat dan Klinik JRC.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *