News
    KADER TANGGUH, TBC RUNTUH

    KADER TANGGUH, TBC RUNTUH

    “Tepuk Salut….!” Salut…salut… Salut… salut….”

    Riuh suara tepuk salut mewarnai acara PELATIHAN KADER TBC PPTI di RPTRA Meruya Selatan, Jakarta Barat.

    Selama 2 hari (29 & 30/9/ 2025) Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia kembali menggelar pelatihan kader TBC.

    Pelatihan yang diikuti 20 peserta ini dibuka oleh Ketua Umum PPTI, Yani Panigoro.

    Yani pun meniupkan semangat kepada para kader.
    “Ayoo…kita semangat berantas TBC. Bersama kita bisa melawan TBC untuk percepat Eliminasi TBC 2030!”

    Sementara itu, Manager Proram SR DKI PPTI, drg. Dyah Erti Mustikowati MPH menegaskan kader harus semangat meningkatkan capaian agar SSR Jakarta Barat tidak lagi jadi nomor 2 terbawah dibanding SSR lain di DKI Jakarta.

    Pelatihan kader ini juga menuai pujian Kepala Sudinkes Jakarta Barat dr. Dickson. “Jarang ada pelatihan kader seperti ini. Kami sangat berterima kasih dan mendukung PPTI dalam program penanggulangan TBC,” ujarnya.

    Kader Harus Gesit & Tangguh

    Menjadi kader harus paham segala informasi terkini TBC. Itu sebabnya, para kader harus mendapat ilmu lagi. Mulai dari Investigasi Kontak Terintegrasi TPT, sampai Community Outreach dari dr. Vania Drestiana dan Budiarti Setiyaningsih MPH.

    Untuk sessi Pencatatan & Pelaporan diberikan oleh dr. Ika Herniyanti dan Syarwani.

    Perlunya Tes & Evaluasi

    Setelah mendapat pelatihan teori, praktik simulasi dan roleplay peserta harus ikut tes, untuk mengukur efektivitas pelatihan.

    Di ujung acara, kader mendapat Kartu Pengenal PPTI untuk turun lapangan. Semoga, dengan bekal amunisi baru, para kader lebih gesit dan tangguh melacak temuan kasus TBC dan mendampingi pengobatan sampai sembuh!

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *