
EDUKASI TB DI TEMPAT KERJA
PARU SEHAT PEKERJA TANGGUH
Para pekerja merupakan garda terdepan perusahaan yang perlu mendapatkan perlindungan kesehatan. Tubuh yang sehat, paru kuat dan fisik prima menjadi syarat penting agar pekerja dapat menjalankan tugas secara optimal.
Hal ini mengemuka dalam Edukasi Tuberkulosis (TB) di Tempat Kerja yang digelar oleh Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) di kantor PT Satria Raksa Buminusa (SRB), Jakarta Selatan.
Ketua Umum PPTI, Yani Panigoro, saat membuka kegiatan mengungkapkan tingginya angka TBC di Indonesia harus dieliminasi.
“Jadi tugas PPTI untuk memberikan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian TB di tempat kerja,”tegasnya.

SRB bergerak dalam penyediaan layanan solusi jasa keamanan di penjuru Indonesia. Tentunya, kesehatan pekerja dalam berbagai medan lapangan termasuk area pertambangan, haruslah prima. Belum lagi jika harus bekerja dalam shift serta berinteraksi dengan banyak orang. Itu sebabnya penting memiliki paru-paru kuat guna menjaga produktivitas sekaligus melindungi pekerja dari risiko penyakit menular termasuk TBC.
Kupas tuntas tentang penyakit TBC mulai dari bagaimana penularannya, cara mencegah dan menanganinya disampaikan spesialis paru dr. Galoeh Adyasiwi, Sp.P dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
“Jika ada gejala batuk lebih dari dua minggu, demam, berkeringat di malam hari, berat badan menurun, mudah lelah, dan sesak napas, harus segera berobat ke Klinik atau puskesmas,” pesan dokter Galuh.

Cegah Penularan & Stigma TBC
Penanggulangan TBC di tempat kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab pekerja. Perusahaan juga berperan penting menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja.
Direktur PT SRB Dony Wachyono mengatakan, PT SRB selama ini selalu mengedepankan keselamatan, kesejahteraan dan kesehatan karyawan.
“Kami mendukung lingkungan kerja yang sehat dan bebas TB. Jika ada karyawan yang sakit atau terkena insiden. pasti akan langsung ditangani dan mendapatkan pengobatan yang tepat,” ujarnya.

Melalui edukasi seperti ini, PPTI mendorong semakin banyak perusahaan untuk membangun lingkungan kerja yang sehat dan bebas penyakit serta stigma TB.
