
KOLABORASI UNTUK BERANTAS TUBERKULOSIS
Saat ini, Indonesia menempati peringkat dua kasus TBC tertinggi di dunia setelah India. Berdasarkan Data Global Tuberculosis Report tahun 2025, estimasi kasus TBC di tanah air masih bertengger di angka 1.080.000. Padahal, waktu menuju target eliminasi TBC 2030 tinggal 4 tahun lagi
Lantas, bagaimana PPTI menyikapi hal ini? Langkah apa yang harus diambil untuk mempercepat tercapainya target eliminasi TBC 2030?
Di acara HUT 58 tahun, PPTI memberikan penghargaan Lifetime Achievement Award kepada para tokoh yang telah berdedikasi dan berkontribusi dalam pemberantasan TBC. Yakni Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Prof. Dr.dr Sudijanto Kamso SKM, dan drg.Mariani Reksoprodjo.
Selain itu, PPTI juga memberikan penghargaan kepada para dokter Klinik JRC PPTI, Jakarta Selatan dan sejumlah organisasi yang peduli TB. Seperti Stop TB Partnerhip Indonesia, PR Konsorsium Penabulu hingga Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT).

Ketua Umum PPTI, Yani Panigoro menegaskan penghargaan ini merupakan apresiasi kepada mereka yang telah berjuang puluhan tahun memberantas TBC di tanah air.

“Perlu kolaborasi multi sektor untuk memberantas TB. Harus banyak pihak yang terlibat dalam upaya TOSSTB (Temukan Obati Sampai Sembuh) untuk mencapai target eliminasi TB 2030,” ujar Yani.
Lomba Yel-Yel Kader
Sebagai garda terdepan eliminasi TB, kader punya peran sangat penting dalam menemukan, mendampingi pasien berobat sampai sembuh. Guna mendongkrak semangat dan kekompakan para kader TB, PPTI menggelar Lomba Yel yel kader. Delapan grup kader dari Jakarta dan Bogor, Tangsel dan Depok adu kreatif menciptakan yel-yel yang unik dan atraktif.
Para juri terdiri dari berbagai disiplin ilmu, yakni Dyah Erti Mustikawati, Budiarti Setianingsih dan Flory Santi Dewi. Namun, menurut para juri, mereka kesulitan menetukan siapa yang menang karena semua bagus dan kreatif dalam menyampaikan edukasi TB.

Setelah menilai aspek kekompakan, isi edukasi dan kreativitas, para juri memutuskan pemenangnya adalah tim kader TB dari PPTI Depok, kader SSR Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Selama bulan Mei dan Juni ini, PPTI giat menggelar serangkaian kegiatan guna membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan pengobatan TBC. Mulai dari talkshow, edukasi TB di sekolah, pelatihan kader terkait perubahan iklim sampai Kumpul Kader 2026.