
126.000 JIWA MELAYANG AKIBAT TBC, PPTI KERAHKAN MOBILE X RAY UNTUK TEMUKAN KASUS TBC
Data Global TB Report 2025 mencatat, di Indonesia estimasi TBC menembus 1.080.000 kasus dengan angka kematian 126.000 jiwa pertahun, padahal target eliminasi TB 2030 sudah di depan mata.
Melihat tingginya angka kematian akibat TBC ini, Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) menggelar SAPA KELURAHAN atau Tracing TB terintegrasi Cek Kesehatan Gratis untuk melacak & menemukan kasus TBC.
Kegiatan menyasar pada kontak serumah atau mereka yang kontak erat dengan pasien TBC, serta kelompok yang berisiko tinggi tertular seperti lansia dan anak-anak.

Sebagai langkah nyata PPTI, program pelacakan TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis ini menghadirkan Mobile X Ray untuk mempermudah deteksi dini.
Mereka yang kontak erat dengan pasien TBC atau kelompok berisiko tinggi menjalani pemeriksaan dahak dan ronsen paru di mobil rontgen keliling.
Selama sehari penuh, bertempat di Kampung Siaga TBC, Rw 1, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tim dokter Puskesmas Kebayoran Lama melakukan pemeriksaan tensi dan gula darah serta penyakit lainnya.
Ketua Umum PPTI, Yani Panigoro menegaskan aksi jemput bola seperti Sapa Kelurahan ini memang dilakukan untuk membantu mempercepat penemuan kasus TBC sehingga lebih mudah diobati dan akhirnya mampu memutus rantai penularan TBC.
Pentingnya Terapi Pencegahan Tuberkulosis

Tracing TB pada kontak serumah atau mereka yang kontak erat dengan pasien TB bukan hal yang mudah. Para Kader kesehatan harus membujuk warga di pemukiman padat penduduk untuk bersedia melakukan cek kesehatan gratis sekaligus deteksi dini TBC.
Menurut sejumlah kader, butuh kerja keras untuk mengajak keluarga pasien TBC bersedia menjalani pemeriksaan paru. Selain karena minimya pengetahuan tentang penularan TBC, mereka juga takut akan stigma TBC.

Untuk itu, para kader juga memberikan edukasi bahaya TBC dan pentingnya Terapi Pencegahan Tuberkulosis pada kontak serumah pasien TBC.
Setelah menjalani pemeriksaan TB gratis ini, warga mengaku sangat gembira. “ Terima kasih PPTI. Saya bisa cek kesehatan paru gratis,” ungkap Dewi Julianti .
Kegembiraan warga kian bertambah karena menerima bantuan paket nutrisi bergizi dari PPTI.