News
    Stop Stigma Pasien TB !

    Stop Stigma Pasien TB !

               Stigma dan diskrimasi pada pasien TB atau TBC masih jadi salah satu tantangan berat dalam pencapaian target Eliminasi TB Tahun 2030. Sebagian besar  pasien TB masih mendapat stigma negatif dan perlakuan tidak adil di lingkungan sosial bahkan di tempat kerja. Tak hanya diusir dari rumah dan dijauhi masyarakat, banyak pasien TB yang kehilangan pekerjaan.

    Stigma akan berdampak pada proses pengobatan pasien TB. Seperti diakui O, bukan nama sebenarnya,  seorang penyintas TB asal Jakarta. Selain ketakutan, ia juga sangat malu karena mengidap TB.  Akibatnya ia menyembunyikan penyakitnya dan enggan berobat ke puskesmas.   

    Film Edukasi Stop Stigma TB

              Guna mengubah stigma masyarakat ini tentu diperlukan edukasi yang efektif tentang penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis ini. Kementerian Kesehatan RI telah mengambil langkah strategis guna mengurangi stigma pada pasien TB ini. Diantaranya edukasi TB, data hambatan akses layanan TB, menciptakan lingkungan kesehatan yang bersahabat dan bebas stigma bagi pasien TB.

    Tahun 2023, Kementerian Kesehatan dan mitra juga merilis film dokumenter berjudul “Nafas Harapan”. Nah, terkait peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2024, Kemenkes kembali menggelar Nonton Bareng & Bedah Film besutan sutradara Gautama ini.

    Film ini menggambarkan perjuangan Indah Lestari saat menjalani pengobatan TB. Indah mendapat stigma negatif, beratnya beban sosial ekonomi dan upaya mendapatkan renovasi rumah sehat. Sebab rumah sehat bagi pasien TB sangat penting dalam menentukan keberhasilan pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *